X

Lakukan 6 Cara Suami Meminta Maaf kepada Istri Ini, Setelah Pertengkaran Besar

Anda tentu pernah mengalami masa-masa gelap dalam bahtera rumah tangga Anda, terbentuknya sakit hati dan amarah di dalam hati Anda akibat adu mulut dengan pasangan yang Anda cintai. Sayangnya, tiap hubungan (tak terkecuali hubungan suami-istri) tentu memerlukan perjuangan, dan ledakan kemarahan adalah satu dari sekian elemen yang menjadi bagian dari perjalanan cinta Anda.

Faktanya, ahli teori konflik Murray Straus menjelaskan jika konflik sejatinya digolongkan ke dalam komponen menjalin hubungan interpersonal yang bersifat penting dan tidak dapat dihindari oleh manusia manapun. Namun, yang diutamakan sesungguhnya bukanlah pertengkaran tersebut, melainkan bagaimana cara ita menyikapi dan memperbaiki “kerusakan” yang terlanjur ditimbulkan akibat adu argumen tersebut.

Tentu saja, ada beragam cara suami meminta maaf kepada istri yang dapat Anda praktikkan untuk meredam sentimen setelah pertengkaran hebat yang terjadi di dalam rumah tangga Anda. Tak cuma itu, suami yang meminta maaf kepada istri ini pun dapat menjadi langkah awal yang baik untuk menguatkan hubungan Anda dan pasangan tercinta Anda. Berikut ini ulasannya !

1. Hentikan adu argumen

Cara suami meminta maaf kepada istri yang pertama tidak dapat lepas dari bagaimana Anda mengendalikan diri Anda untuk tidak berlarut-larut dalam emosi temporer. Sebelum Anda melangkah jauh memikirkan bagaimana cara meluluhkan hati istri yang marah, yang harus Anda lakukan ialah menghentikan pertengkaran yang terjadi di antara Anda dan istri sehingga Anda dapat memikirkan metode penyelesaian masalah yang lebih baik ketimbang saling berbantah.

Hindari kebiasaan buruk seperti menyimpan dendam atau berlama-lama menyambung perselisihan antara Anda dan istri. Buat kesepakatan untuk menentukan cara terbaik mengakhiri cekcok dengan rukun. Dengan begitu, Anda dan istri dapat membuka jalan baru untuk memulihkan keretakan di dalam bahtera rumah tangga Anda.

2. Akui kesalahan yang sudah diperbuat

Selanjutnya dalam cara suami meminta maaf kepada istri yakni dengan mengakui bahwa terlepas dari apa yang menjadi sumber perselisihan antara Anda dan istri, Anda tetap ikut andil dalam terjadinya konflik tersebut. Jadi, bukan satu hal yang buruk untuk bersikap rendah hati dan mengiyakan fakta bahwa Anda telah berbuat salah. Tinggalkan ungkapan yang berpotensi menyakiti perasaan pasangan Anda seperti “tapi” atau “seharusnya kamu …”. Daripada itu, ada baiknya jika Anda memusatkan perhatian terhadap posisi Anda di dalam pertikaian tersebut.

Misal, ketika istri Anda tengah menjelaskan duduk perkara dari permasalahan yang tengah Anda hadapi, hendaknya Anda diam dan mendengarkan penjelaskan dari sudut pandangnya (alih-alih menyela pembicaraan atau balik menyerang pendapat istri Anda). Jika giliran Anda untuk bicara tiba, ucapkan kalimat berikut pada pasangan Anda untuk menunjukkan penyesalan Anda,”Saya telah membuat asumsi yang salah tanpa mendengarkan penjelasanmu terlebih dahulu. Saya akui, sebelumnya saya tidak mengindahkan pendapatmu, dan saya khilaf melakukannya.”

3. Hadapi amarah dengan bijak

Cekcok antara pasangan suami istri dapat berbuntut pada kekecewaan dan kemurkaan. Ketika emosi Anda memuncak, ingat cara suami meminta maaf pada istri berikut ini: cegah sentimen tersebut mengambil alih kontrol cara Anda berpikir dan yakinkan diri bahwa istri Anda bukanlah “penyebab” dari timbulnya amarah tersebut. Jika Anda tetap bersikeras untuk mengedepankan emosi Anda, hal tersebut dapat berujung pada terbentuknya penyebab istri membenci suami – dan tentunya berdampak fatal bagi keutuhan rumah tangga Anda.

Pertama-tama, tarik napas dalam-dalam untuk mengendalikan perasaan Anda. Kemudian, berpikirlah di luar kotak dan cermati baik-baik apa yang memicu kemarahan Anda, alih-alih melampiaskannya secara sepihak kepada pasangan Anda.

4. Utamakan keharmonisan hubungan di atas segalanya

Jika bagi Anda mengutamakan “kebenaran” adalah hal yang lebih penting ketimbang menomorsatukan kemesraan di dalam rumah tangga Anda, mungkin ini adalah saat yang tepat untuk mengemasi barang-barang Anda dan menjalani kehidupan baru tanpa sandingan istri Anda. Sebab, dengan sikap semacam itu, kentara sekali bahwa Anda merupakan sosok suami yang individualis.

Sesekali, kesampingkan ego dan kehendak Anda untuk menjajal cara membuat istri tunduk dan patuh pada suami.

Ubah prevalensi Anda tersebut dengan cara tempatkan diri Anda pada posisi istri Anda dan cobalah untuk mengamati kekacauan ini dari perspektifnya. Cari tahu apa yang dipikirkan oleh pasangan Anda, dengan begitu Anda dapat memahami perasaan orang lain dengan lebih baik. Dan ingat, di dalam suatu hubungan – khususnya hubungan rumah tangga – yang terpenting bukanlah siapa yang benar atau salah, melainkan keutuhan dari hubungan itu sendiri.

Dalam menjalani biduk pernikahan, selayaknya Anda menyadari bahwa Anda dan istri berada di dalam tim yang sama: kedudukan Anda seimbang, tidak ada yang lebih tinggi ataupun lebih rendah. Oleh karena itu, di dalam pertengkaran sekalipun tidak ada pihak yang pantas dinyatakan “bersalah” sepenuhnya atas apa yang telah terjadi. Daripada membuang waktu untuk saling menyalahkan satu-sama lain, ada baiknya jika Anda memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya untuk bekerja sama mencari solusi terbaik atas permasalahan yang tengah dihadapi.

5. Minta maaf atas perbuatan salah yang telah dilakukan

Berikutnya, cara suami meminta maaf kepada istri dapat diteruskan dengan mengekspresikan pemakluman Anda atas kekhilafan yang telah Anda perbuat, juga tunjukkan penyesalan Anda karena telah melakukan hal tersebut – jangan terburu-buru ingin mengetahui cara membuat istri menyesal jika sesungguhnya kesalahan tersebut merupakan hasil dari kebodohan Anda.

Siratkan empati Anda dengan turut serta memaklumi perasaan istri Anda dan bagaimana tingkah laku Anda telah memengaruhi emosi dari pasangan Anda tersebut. Singkat kata, ucapkan “maaf” dengan lembut namun tegas agar istri sebagai bentuk permintaan maaf atas kesalahan Anda.

Secara spesifik, mungkin Anda dapat berkata,”Maaf karena saya berteriak saat berbicara dengan kamu. Saya tahu itu bukan tindakan yang baik, dan saya mengerti betapa terlukanya perasaan kamu karena hal itu. Saya menyesal, karena itu saya ingin minta maaf.”

6. Tunjukkan kasih sayang terhadap istri

Bentuk kasih sayang yang Anda tunjukkan terhadap istri dapat membantu menumbuhkan kembali rasa saling terhubung di antara Anda dan pasangan, di mana hal ini sangat diperlukan khususnya setelah Anda mengakhiri pertengkaran hebat dengan istri. Genggam tangan istri Andaatau peluk istri Anda dengan penuh kasih. Bentuk kasih sayang yang Anda tunjukkan lewat sentuhan fisik ini juga merupakan metode yang efektif untuk menurunkan tingkat stres dan menjadi salah satu cara membuat wanita agar tetap setia dan jatuh cinta kepada Anda.

Tujuan utama dari cara suami meminta maaf kepada istri yang telah dipaparkan di atas sangatlah jelas, yakni untuk mengatasi akar permasalahan dan belajar dari pengalaman agar Anda dan istri tidak kembali terjebak dalam konflik yang sama suatu saat nanti. Tantangan terbesarnya terletak pada seberapa beranikah Anda untuk meminta maaf terlebih dahulu.

Jangan menunggu sampai nanti untuk memulai terciptanya perdamaian di dalam bahtera rumah tangga Anda yang sedang terombang-ambing. Anda tentunya tidak ingin konflik ini berlanjut dan melenyapkan kemesraan di antara Anda dan pasangan tercinta, bukan?

Categories: Relationship