X

25 Penyebab Perut Buncit Pada Pria Dewasa dan Bahayanya

Penyebab perut buncit pada pria ada banyak faktornya tapi kemakmuran bukanlah salah satunya. Sayangnya, kebanyakan orang selalu saja menghubungkan perut buncit sebagai tanda bahwa orang tesebut selama ini telah hidup makmur. Salah satu tips kesehatan yang pernah di sampaikan oleh almarhum dr. Ryan Thamrin ketika tampil sebagai komika tamu di acara stand up comedy selebriti beberapa waktu lalu adalah seseorang dikatakan memiliki tubuh yang sehat jika lingkar pinggangnya tidak lebih dari setengah tinggi tubuh.

Dengan kata lain, seseorang yang memiliki perut buncit bukanlah pertanda kemakmuran tapi merupakan tanda bahwa tubuh Anda mulai menunjukkan tanda-tanda kurang sehat. Orang Cina kuno percaya bahwa semua penyakit yang ada di tubuh manusia semua berasal dari perut jadi Anda jangan bangga jika memiliki perut buncit karena itu justru merupakan peringatan bahwa selama ini Anda tidak hidup dengan sehat.

Artikel Terkait:

Mengapa Perut Buncit Bisa Terjadi?

Sebelum mencari tahu tentang penyebab perut buncit pada pria perlu Anda pahami juga mengapa perut buncit bisa terjadi? Perut buncit terjadi ketika lemak visceral menumpuk di antara organ-orang yang terdapat di sekitar area perut seperti misalnya pada lambung, hati dan usus. Jika dibiarkan kondisi ini tak hanya akan membuat penampilan Anda tak lagi menarik tapi juga dapat menyebabkan aneka penyakit komplikasi seperti diabetes, obesitas, kolesterol dan masalah kesehatan jantung yang dapat menyebabkan kondisi fatal seperti serangan jantung dan stroke. Oleh karena itu jika Anda sangat sayang pada hidup Anda mulailah untuk selalu memperhatikan lingkar pinggang Anda dan cari tahu penyebab-penyebabnya agar dapat dilakukan berbagai macam tindakan pencegahan.

Artikel Terkait:

Penyebab Perut Buncit Pada Pria

Pada dasarnya perut buncit tak hanya dialami oleh pria tapi juga bisa oleh wanita namun pada kenyataannya pria lebih rentan mengalaminya dibandingkan wanita. Berikut adalah beberapa penyebab perut buncit pada pria yang wajib Anda ketahui, tujuannya adalah agar Anda dapat melakukan tindakan pencegahan dan dapat hidup dengan lebih sehat.

  1. Faktor Usia

Ketika usia bertambah maka beberapa fungsi tubuh juga akan mengalami degenerasi yang salah satunya adalah lemak tubuh tidak akan dapat diproses secara sempurna. Namun walaupun usia tidak bisa dibohongi tapi proses degenerasi bisa diperlambat dengan cara menjaga pola makan dan tetap hidup secara sehat.

  1. Ketidakseimbangan Hormon

Salah satu penyebab perut buncit pada pria adalah adanya ketidakseimbangan hormon. Penyebabnya bisa macam-macam dan beberapa diantaranya adalah faktor usia, pola makan yang kurang sehat serta mengkonsumsi obat-obatan yang dapat mengganggu keseimbangan hormon. Ketika hormon testosteron berkurang maka tubuh kesulitan mengelola kalori yang masuk ke dalam tubuh akibatnya terjadi penumpukan lemak yang dapat menyebabkan perut buncit.

  1. Menurunnya Massa Otot

Ketika usia bertambah salah satu dampak negatif yang dirasakan langsung oleh setiap pria adalah menurunnya massa otot. Itu artinya beberapa fungsi tubuh juga akan mengalami penurunan fungsi terutama metabolisme tubuh yang bertanggung jawab dalam mengolah kalori yang ada di dalam tubuh. Seharusnya, kalori yang tersimpan dalam bentuk sel lemak bisa distok di beberapa bagian sel tubuh namun karena menurunnya massa otot, sel lemak itu cenderung hanya terkumpul atau terakumulasi di bagian perut saja.

  1. Permasalahan Pencernaan

Jika pencernaan berfungsi secara optimal maka keuntungannya adalah semua makanan yang dikonsumsi akan dipilah-pilah sehingga nutrisi dapat terserap maksimal sementara zat-zat yang tidak memiliki fungsi apapun untuk tubuh akan diikat oleh serat untuk dikeluarkan dari sistem. Namun jika sistem pencernaan bermasalah akibatnya semua makanan yang dikonsumsi nutrisinya tidak terserap optimal dan zat-zat yang harusnya dikeluarkan dari sistem justru terkumpul di perut.

  1. Proses Metabolisme Tubuh Tidak Optimal

Metabolisme tubuh bertanggung jawab dalam hal memastikan semua bagian tubuh ternutrisi dengan baik dan proses penyerapan nutrisipun dilakukan secara optimal. Sementara itu zat-zat yang tidak ada faedahnya untuk tubuh akan dibuang. Jika proses ini tidak optimal maka yang terjadi adalah kebalikannya, kalori yang harusnya diolah malah tersimpan sebagai sel lemak yang lama kelamaan akan terus menumpuk.

Artikel Terkait:

  1. Faktor Genetik

Fakta bahwa faktor genetik juga bisa menyebabkan perut buncit masih belum banyak diketahui tapi ternyata hal ini menjadi salah satu penyebab utama masalah obesitas. Jika ada keluarga yang sebelumnya obesitas maka keturunannya memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain jika pola makan tidak dijaga dengan baik karena gen reseptor terhadap kalori akan lebih sensitif dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki keluarga dengan masalah obesitas.

  1. Kalori Tidak Diolah Secara Maksimal

Terdapat banyak faktor yang menyebabkan kalori yang Anda konsumsi tidak diolah secara maksimal seperti faktor usia, pola makan tidak sehat, sistem pencernaan bermasalah dan masih banyak lagi. Tidak dapat dipungkiri, kalori memiliki peranan penting dalam metabolisme tubuh yaitu berfungsi sebagai sumber energi. Namun jika kadarnya berlebihan masalah seperti kegemukan dan perut buncit adalah yang paling sering terjadi.

  1. Malas Berolahraga

Tentunya semua orang tahu bahwa olahraga memiliki peranan penting untuk menjaga tetap bugar dan sehat. Setiap hari tentunya Anda harus makan dan tanpa berolah raga lemak atau kalori yang Anda konsumsi biasanya tidak akan terbakar dengan sempurna kecuali jika Anda memiliki aktifitas yang memang membutuhkan banyak kerja fisik, namun jika tidak hanya tinggal tunggu waktu saja Anda juga akan mengalami masalah kegemukan dan perut buncit.

  1. Postur Tubuh yang Buruk

Kebanyakan orang masih belum tahu bahwa ternyata kebiasaan Anda yang suka duduk membungkuk, berdiri tidak tegap juga berpengaruh pada masalah kegemukan dan perut buncit. Pasalnya ketika Anda terlalu sering membungkuk bahkan ketika berdiri maka tubuh akan terlihat gemuk dan perut lama kelamaan akan membuncit.

  1. Kurang Istirahat atau Tidur

Kata orang kebanyakan tidur akan berakibat pada kegemukan dan hal yang sama juga berlaku sebaliknya jika Anda kurang istirahat apalagi kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko kegemukan dan perut buncit. Karena biasanya orang yang susah tidur di malam hari memiliki nafsu makan yang lebih besar akibatnya asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat di kontrol dengan baik.

Artikel Terkait:

  1. Gangguan Stress Berlebih

Ketiak gangguan stress melanda hormon kortisol memiliki peranan penting dimana hormon inilah yang membuat tubuh merespon situasi yang dapat menyebabkan stress. Ketika stress tak hanya fikiran tapi juga fungsi metabolisme tubuh juga akan terganggu. Kondisi ini juga diperburuk ketika hormon yang sama membuat Anda menjadi cepat lapar akibatnya nafsu makan tak lagi bisa dikontrol.

  1. Mengkonsumsi Alkohol

Saat seseorang mengkonsumsi alkohol beberapa hormon diproduksi di otak dan salah satunya adalah hormon yang menyebabkan tubuh Anda merespon dalam bentuk rasa lapar. Jadi tidak heran, ketika mengkonsumsi alkohol nafsu makan juga akan ikut bertambah. Dalam keadaan mabuk siapa yang dapat mengontrol rasa lapar Anda. Selain itu juga ada beberapa zat dalam alkohol yang berkontribusi pada perut buncit.

  1. Kebiasaan Merokok

Merokok adalah salah satu kebiasaan buruk yang tak hanya merugikan diri sendiri tapi juga orang lain. Kebanyakan orang berfikir bahwa merokok hanya menyebabkan masalah paru-paru saja tapi merokok juga merupakan salah satu faktor penyebab perut buncit.

  1. Pola Diet yang Salah

Tujuan utama pria melakukan program diet tertentu adalah agar tubuh menjadi kurus ideal tapi jika dilakukan dengan cara yang salah akibatnya justru sebaliknya dan perut buncit bisa menjadi salah satu efek sampingnya. Mengapa? Karena saat diet tubuh dipaksa untuk mengikuti satu pola tertentu dan jika pola itu tidak dilakukan secara konsisten akibatnya metabolisme tubuh yang akan justru menjadi berantakan.

  1. Kebanyakan Makan

Hal ini sudah tidak diragukan lagi bahwa kebanyakan makan dapat menyebabkan berbagai macam masalah kegemukan termasuk obesitas sentral atau perut buncit. Beberapa orang memang sepertinya kesulitan untuk mengontrol nafsu makan mereka dan itulah yang menjadi masalah utamanya.

Artikel Terkait:

  1. Konsumsi Lemak yang Berlebihan

Makan itu harus seimbang mulai dari karbohidrat, vitamin, mineral dan zat-zat lainnya. Konsumsi lemak berlebih artinya Anda perlu usaha ekstra lebih juga untuk membakarnya kalau tidak akibatnya adalah perut buncit dan kegemukan.

  1. Kebiasaan Ngemil di Malam Hari

Yang dimaksud dengan ngemil adalah makan makanan kecil di malam hari. Jangan kira makanan kecil tidak akan berakibat besar justru makanan kecil yang berupa makanan ringan kemasan justru mengandung kalori serta pemanis buatan yang berlebihan.

  1. Mengkonsumsi Banyak Pemanis Buatan

Jika Anda suka jajan apalagi mengkonsumsi makanan kemasan maka akan sulit bagi Anda untuk menghindari pemanis buatan. Pemanis buatan mengandung sukrosa yaitu jenis lain dari glukosa namun dengan efek yang jauh lebih buruk bagi kesehatan.

  1. Terlalu Banyak Makan Makanan Mengandung Gas

Tak hanya makanan yang mengandung pemanis buatan, makanan yang mengandung gas juga berpotensi membuat perut buncit.

  1. Perubahan Pola Hidup

Tidak banyak orang menyadari bahwa perubahan pola hidup juga dapat menjadi faktor utama perut buncit. Contoh yang sering terjadi adalah ketika seorang pria memasuki masa pensiun maka dia akan kehilangan rutinitas kesehariannya selama ini, akibatnya jadi lebih banyak dirumah, lebih banyak nonton tv yang awalnya mungkin tidak terlalu terasa tapi kemudia baru tersadar bahwa kondisi perut menjadi semakin buncit setiap harinya.

Artikel Terkait:

  1. Pola Makan Yang Tidak Teratur

Tubuh juga memerlukan jadwal yang reguler agar sistem metabolisme tubuh dapat berfungsi maksimal. Pola makan yang tidak teratur juga dapat menyebabkan sistem metabolisme menjadi tidak teratur pula. Akibatnya beberapa fungsi tubuh lainnya juga akan ikut terganggu termasuk sistem pengelolaan kalori.

  1. Kandungan Karbohidrat Yang Berlebih dalam Makanan

Karbohidrat memang penting untuk tubuh seperti yang terdapat dalam makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia yaitu nasi. Yang menjadi masalah adalah seharusnya makan harus seimbang tapi kebiasaan orang Indonesia porsi nasi lebih banyak dari lauk pauk. Ketika karbohidrat dirubah menjadi glukosa dan karena kadarnya berlebih, glukosa akan dirubah menjadi glycogen atau sel lemak yang jika berlebih dapat menyebabkan kegemukan dan perut buncit.

  1. Nutrisi Makanan Tidak Terserap Optimal

Tidak perduli seberapa sehatnya jenis makanan yang Anda makan tapi kalau nutrisinya tidak terserap secara optimal oleh tubuh semuanya akan sia-sia. Salah satu faktor penyebabnya adalah ketika metabolisme tubuh tidak maksimal yang diakibatkan oleh masalah pada sistem pencernaan. Makanan kaya serat dapat membantu memaksimalkan fungsi pencernaan dan meminimalisir risiko perut buncit.

  1. Suka Makan Tengah Malam

Selalu saja ada alasan untuk makan tengah malam, entah itu karena memang belum sempat makan, lembur karena banyak kerjaan sehingga energi habis terkuras atau hanya karena kebiasaan. Pada malam hari ketika tubuh juga butuh istirahat, sistem pencernaan juga butuh untuk istirahat. Jika ada mengkonsumsi makanan ketika sistem pencernaan seharusnya juga sedang istirahat akibatnya makanan tersebut tidak diolah secara sempurna.

  1. Gaya Hidup Yang Tidak Sehat

Yang dimaksud gaya hidup yang tidak sehat adalah suka bergadang, pola makan tidak teratur, mengkonsumsi kalori berlebih dan tidak pernah olah raga. Pada intinya hampir semua poin yang disebutkan sebelumnya termasuk dalam kategori gaya hidup yang tidak sehat. Jadi jika Anda ingin perut Anda rata dan tidak buncit, mulailah hidup sehat dari sekarang.

Artikel Terkait:

Risiko Dibalik Perut Buncit

Perut buncit tak hanya membuat penampilan Anda tak lagi sempurna tapi ternyata juga menyimpan banyak sekali risiko-risiko bagi kesehatan Anda yang beberapa diantaranya bisa saja berakibat fatal dan dapat berujung pada kematian. Untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa daftar risiko yang bisa saja terjadi pada Anda jika Anda tidak memperhatikan lingkar pinggang Anda mulai dari sekarang.

  • Diabetes melitus tipe 2 adalah risiko kesehatan pertama yang bisa saja terjadi pada pria dengan perut buncit. Perut buncit juga bisa dikategorikan sebagai obesitas sentral dan efek obesitas adalah terganggunya kinerja insulin dalam darah sehingga glukosa tak dapat diserap secara optimal karena kekurangan hormon insulin dan ketika kadar glukosa dalam darah berlebih maka akibatnya adalah meningkatkan kadar gula dalam darah yang dikenal dengan sebutan diabetes.
  • Jantung Koroner juga merupakan salah satu risiko yang mengintai para pria dengan perut buncit. Menurut para peniliti pria yang memiliki banyak timbunan lemak di sekitar area perut memiliki risiko lebih besar terserang penyakit jantung koroner. Jika dibiarkan kondisi ini dapat bersifat fatal yaitu dapat berujung pada serangan jantung, stroke bahkan kematian mendadak.
  • Impotensi juga bisa disebabkan karena perut buncit. Sudah banyak penelitian yang menujukkan adanya hubungan yang erat antara impotensi dan kegemukan terutama ketika kegemukan terjadi pada bagian perut dimana lemak perut dapat menurunkan tingkat kesuburan dan performa seksual seorang pria.

Artikel Terkait:

Dari penyebab-penyebab di atas faktor yang menyebabkan perut buncit bisa saja berbeda pada setiap orang namun tentunya jika Anda sudah menemukan kenyataan bahwa lingkar pinggang Anda sudah lebih dari 90 cm atau lebih dari setengah tinggi tubuh Anda, sudah seharusnya Anda mulai waspada atau Anda harus menghadapi risiko-risiko yang bisa terjadi akibat perut buncit Anda. Cari tahu dari penyebab-penyebab di atas mana yang menjadi faktor utamanya, setelah itu lakukan tindakan yang sesuai jika menurut Anda penyebabkan karena Anda kurang olah raga maka sempatkanlah waktu untuk berolah raga dan kalau yang menjadi faktor penyebab adalah usia tentunya Anda tidak bisa mengubah fakta itu namun bisa Anda sikapi dengan memiliki pola hidup yang lebih sehat seperti hanya mengkonsumsi makanan yang bergizi, tidur teratur dan meninggalkan kebiasaan ngemil Anda di malam hari.

Categories: Kesehatan